Humaniora
Puisi Denny JA: Kuburan Mereka Berserakan di Berbagai Negara
- Penulis : Rhesa Ivan
- Minggu, 06 Oktober 2024 12:49 WIB

Sportyabc.com/kiriman
Dari seorang aktivis yang lantang,
Malik berubah menjadi penyair yang sunyi.
Kata-katanya menjadi pelarian,
puisi menjadi perlawanan,
bukan dengan teriakan, tapi dengan renungan yang dalam,
dengan kata-kata yang melukai perlahan,
menyentuh hati yang paling sunyi.
Sumber: kiriman Denny JA