Catatan Denny JA: Wahai Para Esoteris, Berkumpulah
- Penulis : Rhesa Ivan
- Kamis, 17 Oktober 2024 09:08 WIB

Tulisan Seri Menumbuhkan Sisi Spiritualitas Manusia (2)
SPORTYABC..COM - “Kebenaran ada di dalam kita. Tetapi kita mencarinya di luar.” – Sri Ramana Maharshi
Kutipan ini adalah panggilan untuk menengok ke dalam diri. Ramana Maharshi mengingatkan kita bahwa kebenaran sejati berada dalam batin kita sendiri.
Pencarian ini bisa terjadi dalam agama apa pun, atau bahkan di luar agama. Dalam diri kita, ada realitas yang menanti untuk ditemukan.
Apa pun agama atau keyakinan kita, perjalanan spiritual yang mendalam adalah perjalanan menuju ke dalam, ke akar batin kita.
Mengapa? Karena di dalam diri, kita menemukan makna yang melampaui sekat agama, melampaui batasan budaya dan keyakinan, melampaui segala yang memisahkan.
Di sanalah kita menemukan pondasi batin yang menyatukan kita sebagai manusia, sesuatu yang tetap teguh bahkan di tengah perbedaan.
Neurosains dan Spiritualitas
Penelitian neuroscience memberikan bukti bahwa ketika manusia merenungkan sesuatu yang kudus—apa pun nama atau bentuknya—bagian otak yang sama menyala.
Studi yang dipublikasikan dalam Social Neuroscience menunjukkan bahwa saat meditasi atau doa, korteks prefrontal dan parietal dalam otak manusia mengalami peningkatan aktivitas. 1
Korteks prefrontal bertanggung jawab atas kesadaran diri, sedangkan parietal terkait dengan orientasi spasial.