DECEMBER 9, 2022
News

Inilah Kata LSI Denny JA Mengenai Popularitas Prabowo Subianto

image
Wamenlu Muhammad Anis Mata dan Wamen Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto tengah menyimak paparan Prabowo Subianto dalam pengumuman wakil menteri di Istana Kepresidenan Minggu 20 Oktober 2024 malam WIB ( Youtube.com/SekretariatPresiden)

SPORTYABC.COM – Pasca dilantik sebagai Presiden Ke 8 Indonesia pada 20 Oktober 2024 ternyata popularitas mencapai puncaknya

Adalah LSI Denny JA yang mencatat, popularitas Prabowo Subianto melejit pasca dilantik pada Minggu 20 Oktober 2024 lalu

Dimana menurut LSI Denny JA dalam keterangan persnya yang diterima SportyABC.com pada Selasa 22 Oktober 2024 dimana selama 15 tahun terakhir sejak 2009 pihaknya memantau perjalanan politik dari mantan Danjen Koipassus ini.,

Baca Juga: Inilah Skenario Terbaik yang Bisa Diharapkan Indonesia dari Presiden Prabowo Subianto

Dan pada 2024 ini barulah popularitas dari Prabowo Subianto mencapi puncak tertinggi sepanjang karir di perpolitikan negeri ini

"Selama 15 tahun terakhir, sejak 2009, LSI Denny JA terus memantau perjalanan politik Prabowo," tulis LSI Denny JA dalam keterangan pers yang diterima OrbitIndonesia.com, Rabu, 22 Oktober 2024.

"Namun baru sekarang, pada 2024, popularitasnya mencapai puncak tertinggi," sambung LSI Denny JA.

Baca Juga: Prabowo Subianto Umumkan Kabinet Merah Putih

Dalam keterangannya LSI Denny JA menjelaskan bahwa popularitas di sini bukan sekedar mengenai pengenalan publik melainkan kesukaan dan favobilitas.

"Pertanyaan, berapa lama kesukaan ini akan bertahan? Mampukah Prabowo memanfaatkan dukungan yang melimpah ini untuk benar-benar mengubah wajah Indonesia? Ataukah tingkat kesukaan ini akan hanyut dalam derasnya tantangan yang akan datang?" terangnya.

Temuan survey LSI Denny JA menujukkan bahwa kesukaan terhadap Prabowo di tingkat yang premium capai 90,5 persen.

Baca Juga: Inilah Daftar Lengkap Menteri Kabinet Merah Putih

Para responden yang suka dengan karakter personal Prabowo naik dari 83,5 persen pada Januari 2024 dan 82,7 persen di Juli 2023,

Halaman:
Sumber: Kiriman

Berita Terkait