Lima Besar Narkoba yang Paling Sering Ditemukan dalam Penindakan Bea Cukai Soekarno Hatta
- Penulis : Rhesa Ivan
- Jumat, 29 November 2024 12:55 WIB

SPORTYABC.COM – Sepanjang tahun 2024, Ditjen Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta melakukan 464 penindakan terhadap peredaran narkotika, psikotropika dan precursor atau NPP dari raturan penidakan tersebut ada 5 jenis NPP yang yang paling sering ditemukan.
Ditjen Bea Cukai, Askolani menyebut ada lima deretan teratas jenis NPP yang ditemukan ini beragam. Mulai dari precursor, ganja, ekstasi, tembakau sintesis, psikotropika hingga Metamfetamina atau sabu.
Hal ini disampaikan Askolani dalam jumpa pewarta di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Jumat 29 November 2024.
Baca Juga: Terdapat Kandungan Narkotika dalam Tubuh Liam Payne
"Dari penindakan NPP di tahun 2024 diketahui 'top five' barang penindakan itu adalah jenis prekursor, kemudian ganja, kemudian ekstasi, kemudian MDMB inaca atau tembakau sintetis, kemudian psikotropika, metafetamin sabu-sabu," ungkap Askolani dalam konferensi pers di kantor Bea Cukai Bandara Soetta,
Askolani terangkan bahwa dari lima besar barang bukti narkoba yang berhasil ditindak, precursor menjadi barang terbanyak ditemukan total menurut Askolani ada sebanayk 256.178,1 gram precursor yang diamankan.
"Top five barang bukti penindakan NPP terbanyak adalah prekursor dengan total 256.178,1 gram, ganja dengan total 127.645,91 gram, MDMA atau ekstasi dengan total 100.355 gram, MDMB-Inaca atau tembakau sintetis dengan total 58.191 gram, psikotropika dengan total 52.795,2 gram dan terakhir metamfetamina/sabu dengan total 39.267,64 gram," katanya.
Baca Juga: Jebol Teralis, 7 Napi Narkoba Rutan Salemba Kabur
Selain merilis lima besar jenis narkoba yang paling banyak ditemukan, Askolani juga menyebut 5 negara asal dari barang bukti narkoba tersebut diperoleh. Negara ini berasal dari Eropa maupun Asia.
"Top five negara asal penindakan narkotika yaitu Spanyol 119 kali, Malaysia 48 kali, Tiongkok 37 kali, Singapura 28 kali dan Thailand 25 kali," jelas Askolani.
Askolani juga mengatakan bahwa keberhasilan dalam melakukan penindakan berdasarkan kerja sama yang terjadlin antar Kementerian dan lembaga.
Baca Juga: 7 Napi Narkoba Rutan Salemba Kabur Melalui Gorong gorong
Dirinya menyebutikan perbandingan jumlah penindakan yang dilakukan dengan tahun tahun sebelumnya pun mengalami peningkatan yang signifikan atas kerja sama yang selama ini terbangun.