DECEMBER 9, 2022
Internasional

Gempa Myanmar: Sejumlah Negara Siap Bantu Dua Negara ASEAN yang Terdampak Gempa 7.7 Magnitudo

image
Beberapa bangunan di Myanmar roboh akibat terjangan gempa 7.7 maginitudo yang melanda negara itu pada Jumat 28 Maret 2025 siang waktu setempat (Theonlinecitizen.com)

SPORTYABC.COM – Sejumlah kepaala negara menyatakan siap membantu Thailand dan Myanmar usai gempa bumi 7.7 magnitudo yang mengguncang kedua negara tersebut pada Jumat 28 Maret 2025 siang waktu setempat.

Hingga kini korban tewas akibat gempa bumi di Myanmar capai 694 orang, namun angka ini diprediksi termbus menjadi 10,000 jiwa sementara di Thailand korban tewas tercatat 10 orang.

Gempa bumi juga sebabkan kerusakan siginifikan di Myanmar dan membuat sejumlah gedung di Thailand roboh.

Baca Juga: Beri Dukungan Terhadap Korban Gempa Turki, Kylian Mbappe Muncul Dalam Acara Penggalangan Dana Bantuan

Berikut ini daftar negara yang siap membantu kedua negara di ASEAN tersebut akibat gempa bumi dahsyat tersebut.

Malaysia

Perdana Menteri Anwar Ibrahim siap membantu Myanmar dan Thailand sebagaimana dikatakannya dalam akun media sosial resminya di X

Baca Juga: Gempa 7,7 M Guncang Myanmar Terasa di Bangkok hingga Tiongkok

"Malaysia siap memberikan bantuan dan mendukung upaya kemanusiaan sesuai kebutuhan," kata Anwar di X.

Di masa seperti itu, Anwar Ibrahin juga berharap pemulihan segera berlangsung, selain itu juga katakan bahwa semoga ikatan regional membawa harapan dan penyembuhan.

PM Malaysia ini juga menyampaikan bela sungkawa untuk kedua negara imbas gempa.

Baca Juga: Gempa Myanmar: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

Laporan soal bangunan runtuh, warga sipil yang terjebak, dan korban yang terus bertambah sangat menyedihkan.

"Atas nama Malaysia, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada semua orang yang telah kehilangan orang yang dicintai, dan doa kami bagi mereka yang terluka dan mengungsi," ungkap Anwar.

Malaysia, lanjut Anwar Ibrahim berdiri dalam solidaritas yang tak tergoyahkan dengan tetangga dan sesama Negara Anggota ASEAN.

Baca Juga: Gempa Myanmar: PM Thailand Tetapkan Status Darurat

Amerika Serikat

Dari Washington DC, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat siap membantu Thailand dan Myanmar. Donald Trump juga mengatakan bahwa gempa tersebut mengerika dengan situasi yang cukup buruk

"Itu mengerikan. Benar-benar situasi yang buruk," kata Trump di Ruang Oval Gedung Putih pada Jumat, dikutip AFP.

Baca Juga: Gempa Myanmar: Korban Tewas Melonjak, Junta Militer Minta Bantuan Internasional

Dia lalu berujar, "Kami akan membantu. Kami sudah berbicara dengan negara tersebut."

Uni Eropa

Dari Brussels, kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan komunitas 27 negara Eropa siap membantu Mynamar dan Thailand usai gempa bumi dashyat.

Baca Juga: Gempa Myanmar: KBRI Bangkok Buka Layanan Telepon Darurat

"Satelit Copernicus Eropa sudah membantu para penanggap pertama. Kami siap memberikan lebih banyak dukungan," kata Leyen dikutip AFP.

Dirinya juga tidak lupa menyampaikan belasungkawa untuk warga di dua negara Asia Tenggara ini.

"Pemandangan yang memilukan dari Myanmar dan Thailand setelah gempa bumi yang dahsyat itu. Pikiran saya bersama para korban dan keluarga mereka," imbuh dia.

India

Perdana Menteri Narendra Modi menegaskan India siap menawarkan bantuan yang diperlukan untuk Myanmar dan Thailand usai dilanda gempa.

"India siap menawarkan semua bantuan yang memungkinkan. Dalam hal ini, kami meminta otoritas kami untuk bersiaga," kata Modi pada Jumat, dikutip AFP.

Indonesia 

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap memberikan dukungan untuk pemulihan bencana akibat gempa bum.

Hal ini disampaikan Prabowo Subianto dalam akun media sosial pribadinya di X pada Jumat 28 Maret 2025

"Indonesia siap memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk upaya pemulihan di wilayah yang terdampak," kata Prabowo di X

Prabowo Subianto pun tidak lupa menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gempa bumi yang melanda Myanmar dan Thailand.

"Pikiran dan doa kami menyertai rakyat kedua negara selama masa sulit ini," kata Prabowo

Halaman:

Berita Terkait