DECEMBER 9, 2022
Kesehatan dan Kuliner

Ketupat, Identik dengan Lebaran yang Ternyata Singkatan

image
Ilustrasi ketupat (Sportyabc.com/Lorcasz)

Sebagaimana diberitakan Kompas.com edisi 2 Mei 2021, bahwa ketupat menjadi simbol hari raya umat Muslim dimulai pada masa Kerajaan Demak kala diperintah oleh Raden Patah pada abad ke 15 Masehi.

Ketika itu, para walisongo membawa Islam masuk ke wilayah pedalaman melalui pendekatan agraris dan budaya lokal.

Sunan Kalijaga menggunakan ketupat yang memadukan baudaya Jawa dan HIindu sebagai media syiar Islam di pesisir utara Jawa di abad 15 dan 16.

Baca Juga: Awas Sanksi Denda Mengintai, Jika Saldo Habis, Jangan Gunakan Kartu e-Toll Pengemudi Lain

Dengan melihat sejarah tersebut membuat ketupat identic dengan budaya Islam,  sejatinya diyakini ketupat sudah ada sejak jaman Hindu Budha di Nusantara, karena catatan sejarah terkait beras dibungkus dauh pada masa pra Islam.

Pada masa Hindu Budha ketupat digunakan dalam upacara adat pemujaan terhadap Dewi Sri selaku dewi pertanian dan kesuburan di Kerajaan Majapahit dan Padjadjaran.

Hingga saaat ini, upacara atau tradisi memakai media ketupat masih ada pada acara Sekaten atau Grebeg Mulud di Jawa serta beberapa upacara adat di Bali.

Baca Juga: Inilah Syarat Mendapatkan Diskon Tarif Tol 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2025

Selain itu ada tradisi perang ketupat di Bangka setiap 1 Muhamaram serta perang ketupat di Badung, Bali yang digelar dengan tujuan mendapatkan berkah dan keselamatan. ***
 

Halaman:

Berita Terkait