Gempa Myanmar: TNI AL Siapkan KRI Radjiman Wedyodinigrat-992 untuk Bantuan Kemanusiaan
- Penulis : Rhesa Ivan
- Selasa, 01 April 2025 05:19 WIB

SPORTYABC.COM – Untuk membantu meringankan beban masyarakat Myanmar dan Thailand, pemerintah Indonesia melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan kirimkan kapal perang yang berfungsi sebagai rumah sakit.
TNI AL siapkan KRI Radjiman Wedyodinigrat 992 untuk dikirim membantu korban gempa bumi di Myanmar.
Baca Juga: Paus Fransiskus Doakan Myanmar, Thailand dan Korea Selatan
Hal ini disampaikan oleh Asisten Operasi Kepala Staff Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiya, Senin 31 Maret 2025 dalam memimpin gelar kesiapan operasional bantuan kemanusiaan Luar Negeri untuk korban terdampak gempa bumi Myanmar dan Thailand di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara.
“Kapal perang yang disiapkan adalah KRI Radjiman Wedyodiningrat-992, itu kapal bantu rumah sakit," kata Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan
Menurut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan mengatakan bahwa KRI Radjiman Wedyodininigra 992 dilengkapi berbagai alat kesehatan yang mampu membantu misi kemanusiaan.
Baca Juga: Gempa Myanmar: Korban Tewas Melonjak, Junta Militer Minta Bantuan Internasional
Selain alat medis, tim tenaga kesehatan dari para prajurit TNI juga ikut disiagakan dan akan diberangkat menuju lokasi terdampak gempa bumi.
"Di dalam (KRI Radjiman) sudah dilengkapi dengan kontainer-kontainer medis dan bisa melaksanakan kegiatan operasi medik,” kata Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan.
Kegiatan gelar pasukan ini diawali dengan pemeriksaan personel dan material oleh Asops KSAL untuk pastikan kelengkapan dan personel siap diberangkatkan menuju daerah operasi di Myanmar.
Baca Juga: Gempa Myanmar: Sejumlah Negara Siap Bantu Dua Negara ASEAN yang Terdampak Gempa 7.7 Magnitudo
Adapun pasukan yang disiapkan terdiri dari personel dari tiga mantra TNI yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU yang nantinya akan berikan bantuan kemanusiaan di daerah terdampak.
Bantuan kemanusian yang dibutuhkan saat ini bagi para korban terdampat adalah gelaran operasi medik dan penyaluran obat obatan, tenda dan selimut.
Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan juga menjelaskan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti perintah dari Presiden Prabowo Subianto untu segera tanggap terhadap gempa bumi yang menimpa Myanmar dan Thailand.
Baca Juga: Gempa Myanmar: Indonesia Kirim Bantuan Makanan, Obat-obatan dan Personel TNI
Tugas tersebut adalah salah satu dari tugas TNI dalam rangka Operasi Militer Selain Perang atau OMSP
"TNI AL terus berkomitmen dalam memberikan manfaat yang besar dan membantu kesulitan masyarakat selaras dengan kebijakan Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, terutama dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam yang melanda di negara Myanmar," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady, dalam keterangan yang dibagikan Dispenal.
Sebagaimana diberitakan gempa bumi dahsyat dengan magnitude 7.7 ini melanda Myanmar pada Jumat 28 Maret 2025 siang waktu setempat.
Baca Juga: Myanmar Umumkan Hari Berkabung Nasional selama 7 Hari Usai Gempa Dahsyat
Hingga Senin 31 Maret 2025 jumlah korban jiwa telah tembus di angka 2.056 jiwa dan lebih dari 3.900 orang dilaporkan terluka dan 270 lainnya dinyatakan hilang. ***