DECEMBER 9, 2022
Humaniora

Gempa Myanmar: TNI Berangkatkan Anjing Pelacak Bantu Pencarian Korban

image
Kapuspen TNI, Brigjen Kristomei Sianturi bersama pewarta menyaksikan keberangkatan tim Satgas kemanusiaan menuju Myanmar pada Selasa 1 April 2025 dari Lanud Halim Perdanakusuman, Cililitan, Jakarta Timur (x.com/Puspen_TNI)

 

SPORTYABC.COM – Dalam rangka membantu para petugas penyelamatan di Myanmar, TNI kirimkan tiga ekor anjing pelacak terlatih atau K9 bersama tiga orang handler dan satu orang dokter hewan

Pengiriman tiga ekor anjing pelacak atau K9 ini untuk membantu pencarian korban gempa bumi di Myanmar yang diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules A-1331 yang diterbangkan pada hari ini Selasa 1 April 2025 pukul 05.00 WIB dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Baca Juga: Gempa Myanmar: Korban Tewas Melonjak, Junta Militer Minta Bantuan Internasional

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Kristomei Sianturi sebagaimana dilansir dari laman resmi TNI

"Tadi pagi kita berangkatkan 25 orang personel termasuk truk dari Basarnas, kemudian ada K9 termasuk anjing herder dan dokter hewan menuju ke Myanmar," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, 

Brigjen Kristomei Sianturi juga mengatkan bahwa pesawat Hercules ini juga membawa bantuan dari Presiden Prabowo Subianto, Mabes TNI, BPNP dan Kementerian Pertahanan.

Baca Juga: Gempa Myanmar: Indonesia Kirim Bantuan Makanan, Obat-obatan dan Personel TNI

TNI juga memberangkatkan satu pesawat lainnya berjenis Boeing 737-800 A-7309 pada hari ini ke Myanmar.

Untuk pesawat Boeing sendiri diawaki oleh tujuh orang kru yang membawa bantuan berupa matras, tenda pengungsi, selimut serta 69 orang yang terdiri dari tim INASEA sejumlah 53 orang, Basarnas 5 orang, Kemlu 3 orang dan tim pengamanan 8 orang.

Pesawat Boeing ini diterbangkan dari lanud Halim Perdanakusuman, Cililitan, Jakarta Timur pada pukul 10.00 WIB

Baca Juga: Myanmar Umumkan Hari Berkabung Nasional selama 7 Hari Usai Gempa Dahsyat

Menurut  Brigjen Kristomei Sianturi bantuan yang dikirim sejatinya dapat langsung diterima pada hari yang sama di Myanmar.

"Bantuan ini direncanakan dapat langsung diterima pada hari yang sama. Ketanggapdaruratan bencana gempa bumi di Myanmar adalah wujud kepedulian Indonesia terhadap negara sahabat yang sedang tertimpa bencana," ujar Kapuspen. 

Sementara itu Kepala BNPB Suharyanto klaim bahwa bantuan kemanusiaan yang dilakukan Indonesia kali ini termasuk yang paling besar.

Baca Juga: Gempa Myanmar: Terbaru, 2.056 Meninggal dan 3.900 Terluka

Menurutnya, TNI kerahkan dua pesawat Hercules ditambah satu pesawat Boeing beserta pendukunganya.

Ditambah, Kementerian Pertahanan memberiakn bantuan logistik dan perlengkapan fasilitasn lainnya sebagai penunjang.

Tidak hanya itu, Kementerian Kesehatan atau Kemkes turut serta menyiapakan tim kesehatan yang akan melakukan tugas paling tidak selama satu bulan.

Baca Juga: Gempa Myanmar: TNI AL Siapkan KRI Radjiman Wedyodinigrat-992 untuk Bantuan Kemanusiaan

"Kita patut bangga bahwa pemerintah Indonesia sangat peduli pada masyarakat negara lain yang sedang tertimpa bencana," ujar Suharyanto, di Lanud Halim Perdanakusuma. 

Sebagaimana diberitakan gempa bumi dahsyat bermaginitudo 7.7 melanda Myanmar hingga terasa di pusat kota Thailand, Bangkok, dan Provinsi Yunan, Tiongkok pada Jumat 28 Maret 2025 siang waktu setempat.

Hingga Senin 31 Maret 2025 jumlah korban tewas telah tembus di angka 2.056 jiwa dan 300 jiwa lainnya masih dalam pencarian tim penyelamatan. ***
 

Halaman:
Sumber: Puspen TNI

Berita Terkait