Olimpiade Paris 2024: Indonesia Adem Ayem, Sejumlah Negara Gelar Simulasi
- Penulis : Rhesa Ivan
- Selasa, 09 Juli 2024 16:12 WIB

"Meski kalah di gim penentuan dengan skor 19-21, kedua pasangan itu memang berlatih bersama setiap hari," kata Tan Bin Shen selaku pelatih ganda putra Malaysia.
"Hal baiknya setelah pertandingan simulasi ini, kami berdiskusi dan mendapat pencerahan baru dari Aaron/Wooi Yik untuk memperbaiki apa yang kurang (dari latihan)."
"Pertandingan simulasi ini merupakan hasil masukan dari Aaron/Wooi Yik sendiri, yang sebelumnya. Kami diskusikan apa yang bisa kami lakukan untuk persiapan Olimpiade," tambahnya.
Baca Juga: Denny JA Terbitkan Buku: Dengan Science, Memenangkan Pilpres 2024, Transkrip 100 Video Ekspresi Data
Simulasi Olimpiade Paris 2024 ini dibuat untuk membatu persiapan Chia/Soh lebih matang lagi nantinya.
Walau Chia/ Soh memiliki pengalaman di Tokyo 2020 dan meraih perunggu, namun laga waktu itu digelar tanpa penonton karena masih dalam masa pandemi Covid19.
"Saat Olimpiade Tokyo 2020, mereka bermain tanpa penonton karena adanya Covid-19, sehingga kami mencoba mengadakan pertandingan simulasi ini agar mereka juga bisa merasakan suasana bermain di sebuah turnamen."
Baca Juga: Muhammad Zahaby Gholy Raih Penghargaan Pemain Terbaik ASEAN Cup U16 2024
"Karena sudah kurang lebih sebulan tidak ada turnamen sebelum Olimpiade (yang mereka ikuti," tambah Tan Bin Shen.
Simulasi yang dilakukan Malaysia disertai lapangan seperti turnamen sungguhan.
Termasuk pelatih yang mendampingi di kursi pinggir lapangan, wasit, service judge, hingga linesman.
Simulasi tersebut juga disaksikan Ketua Kontingen Nasional Olimpiade Paris, Hamidin Mohd Amin dan wakilnya, Nicol David.