DECEMBER 9, 2022
Kolom

SATUPENA di Tangan Midas

image
Denny JA di sebuah acara (Sportyabc.com/kiriman)

Tapi genre sastra baru itu mau tidak mau akan  berafiliasi dengan Artificial intelligence (AI). Mungkin namanya, Pujangga Cyborg-AI.

Ya, AI akan masuk dan tak bisa dipisahkan dengan dunia sastra. Para penulis mau tak mau, suka atau tidak suka, akan bersahabat dengan AI.

Jangan seperti Bon Jovi dan Elton John yang khawatir para penulis dan pemusik karirnya akan tersodok AI. Jadikan AI sebagai asisten dalam dunia sastra dan musik, kata Denny JA dalam sambutan peluncuran sastra musikal berbasis AI beberapa waktu lalu di Jakarta.

Baca Juga: Berjasa bagi Indonesia, Jokowi Berikan Golden Visa kepada Shin Tae yong

SATUPENA yang diinisiasi Dr. Nasir Tamara dan teman-teman satu dekade lalu, kini diketuai Denny JA. Dan bila Denny JA yang memimpin, kata Elza Peldi Taher -- penulis buku puisi esai Manusia Gerobak -- segalanya akan lancar.

Bagiku, DJA seperti Midas. Apa pun yang disentuhnya akan menjadi emas. Dan SATUPENA pun, akan menjadi emas sastra di masa depan. Semoga.
Bangkitlah sastra dan budaya Indonesia.

*Syaefudin Simon adalah kolumnis dan penulis SATUPENA.***

Baca Juga: BRI Liga 1: Madura United Melawan Malut United FC Berakhir Tanpa Pemenang

Halaman:
Sumber: Kiriman SATUPENA

Berita Terkait