Catatan Denny JA: Untuk Mereka yang Terbuang di Tahun 1960-an
- Penulis : Rhesa Ivan
- Minggu, 06 Oktober 2024 19:03 WIB

Ini adalah langkah penting dalam rekonsiliasi, yang bukan hanya simbolis, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperbaiki kesalahan sejarah.
Di Eropa, Jerman juga meminta maaf atas kejahatan kolonialnya. Pada tahun 2004, Jerman secara resmi mengakui genosida yang dilakukan terhadap suku Herero dan Nama di Namibia pada awal abad ke-20.
Lebih dari sekadar kata-kata, pemerintah Jerman juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan di Namibia sebagai bentuk penebus
Jika Australia dan Jerman bisa melangkah maju dengan pengakuan dan permintaan maaf resmi, apakah Indonesia siap untuk melakukan hal serupa?
Pengakuan atas para eksil tahun 1960-an ini memang penting, tetapi tidak cukup untuk sepenuhnya memulihkan rasa identitas dan harga diri yang telah hilang selama lebih dari setengah abad.