DECEMBER 9, 2022
Humaniora

Catatan Denny JA: Seniman yang Tak Kembali

image
Sportyabc.com/kiriman

Di Peking, kuasnya masih menari,  

puisi mengalir lembut di dadanya.  

Setiap goresan adalah harapan,  

Baca Juga: Catatan Denny JA: Ayah, Semoga Abu Jasadmu Sampai ke Pantai Indonesia

namun dunia tak mendengar,  

politik memutar takdir dengan kejam.

 

Baca Juga: Catatan Denny JA: Ibu, Kukirim Nyawaku Padamu, Sampaikah?

Saat Bung Karno jatuh,  

Rahman tersapu arus yang tak ia kenali,  

hanyut bersama serpihan mimpi,  

Baca Juga: MPR RI Cabut TAP MPR Mengenai Pemberhentian Gus Dur, Nama Baiknya Pun Dipulihkan

jejaknya menghilang di trotoar Braga,  

Halaman:

Berita Terkait