DECEMBER 9, 2022
Kolom

Catatan Denny JA: Ketika Quick Count Tak Bisa Putuskan Pilkada Jakarta 2024 Satu atau Dua Putaran

image
Sportyabc.com/kiriman

Mesin itu bekerja luar biasa efektif, menggeser prediksi survei yang sebelumnya menunjukkan kemenangan tipis bagi cagub PDIP (dalam batas margin of error, survei Kompas dan SMRC).

Begitu pula di Banten. Mesin politik pendukung Prabowo lebih terkonsentrasi di sana, membantu kemenangan Andra Soni dengan margin yang besar.

Ini juga berujung pada hasil yang spektakuler. Di aneka survei sebelumnya, Airin unggul cukup jauh. Tapi di hari pencoblosan, hasilnya berbalik. Ini pasti kerja mesin politik yang perkasa.

Baca Juga: Kapolri Perintahkan Kapolda Sumbar Usut Tuntas dan Dalami Motif dari AKP Dadang Iskandar

Jika Pilkada Jakarta berlanjut ke putaran kedua, mesin politik Jokowi dan Prabowo potensial sepenuhnya diarahkan ke Jakarta. Ini akan menciptakan tantangan besar bagi Pramono-Rano.

“Mesin politik adalah arus bawah samudra; ia bisa tak terlihat di permukaan, tapi kekuatannya mampu mengubah arah kapal. Jika Jakarta menuju putaran kedua, arus ini akan menyulitkan Pramono-Rano.”

Tapi jika Pilkada Jakarta hanya satu putaran, atau dua putaran tapi dimenangkan oleh cagub PDIP, Pramono-Rano, maka politik nasional akan lebih dinamis.

Baca Juga: Pilkada 2024: LSI Denny JA Selenggarakan Quick Count di Televisi Mulai Pukul 15.00 WIB

PDIP selaku partai oposisi, juga Anies Baswedan, menemukan basis teritori yang strategis untuk ekspos politik berikutnya, termasuk untuk Pilpres 2029.***

CATATAN:

1. Meme tentang pemenang Pilkada 2024, yang dipublikasi sebelum jam 15.00 WIB, bisa dilihat di FB Denny J.A’s World

Baca Juga: Pilkada Jakarta 2024: Pramono Anung - Rano Karno Unggul dalam Exit Poll dan Quick Count

Halaman:
Sumber: kiriman Denny JA

Berita Terkait