Gempa Myanmar: Terbaru, 1.664 Orang Tewas dan 3.400 Terluka
- Penulis : Rhesa Ivan
- Minggu, 30 Maret 2025 07:51 WIB

Ketika gempa terjadi, salah satu gedung yang dibangun untuk kantor pemerintah roboh, para pejabat mengatakan terdapat puluihan orang yang terjebak di sana.
Gempa di Myanmar tersebut juga sebabkan lebih dari 2.000 laporan kerusakan infrastuktur di gedung gedung di Bangkok, Thailand.
Atas laporan ini, kabarnya pemerintah Thailand akan melakukan inspeksi terhadap 700 bangunan yang ada kota tersebut.
Baca Juga: Gempa 7,7 M Guncang Myanmar Terasa di Bangkok hingga Tiongkok
"Keretakan bangunan tersebut terutama dilaporkan terjadi di pusat kota, tempat gedung-gedung tinggi terkonsentrasi. Keselamatan adalah prioritas kami," kata Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt seperti diberitakan AFP.
"Meskipun satu bangunan yang sedang dibangun runtuh, tidak ada bangunan yang telah selesai dibangun, yang mengalami kehancuran imbas gempa," imbuh dia.
Sedangkan di Mandaly, Myanmar puluhan orang bersiap untuk tidur di jalan, lebih memilih tidur di tempat terbuka daripada mengambiil risiko di bangunan yang rusak akibat gempa.
Baca Juga: Gempa Myanmar: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban
Gempa yang termasuk dalam catatan gempa paling merusak di Myanmar ini sudah sebabkan banyak bangunan, jembatan dan jalanan di negara tersebut rusak juga hancur.
AFP sebut kerusakan terbesar berada di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar yang dihuni lebih dari 1,7 juta orang sekaligus yang paling dekat dengan episentrum gempa bumi
"Kami butuh bantuan," kata Thar Aye, 68 tahun, warga Mandalay. "Kami tidak punya cukup bantuan."
Baca Juga: Gempa Myanmar: PM Thailand Tetapkan Status Darurat
Sementara itu kepala junta militer Myanmar, Min Aung Hlaing sebelumnya juga mengeluarkan seruan yang cukup jarang dan langka yaitu meminta bantuan internasional yang menunjukkan betapa parahnya bencana alam tersebut. ***