Mengenal TATP, Bom dari Segala Bom yang Dipakai Terduga Teroris Remaja
- Penulis : Rhesa Ivan
- Jumat, 02 Agustus 2024 13:13 WIB

Ledakan dengan meggunakan bahan dasar TATP pertama kali pada tahun 2005, kala itu empat orang ekstremis di London, Inggris melakukan bom bunuh diri hingga tewaskan 52 orang dan melukai leih dari 700 lainnya.
Selain itu TATP juga digunakan pada bom bunuh diri di Manchester Arena Inggris pada 2017 ytang tewaskan 23 orang dan lukai 800 orang lainnya.
Bom TATP pernah dilakukan pada tiga gereja di Surabaya pada tahun 2018 yang tewaskan 18 orang.
Tiga tahun berselang, Densus Anti teror Polri kembali dapati bahan peledak TATP ketika menangkap teroris di kawasan Bekasi dan Condet pada 29 Maret 202
Teroris di Bekasi dan Condet adalah hasil pengembangan kasus bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021.
Kala itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut dalam penangakapan tersebut terdapat lima bom aktif dan siap diguanakan dengan bahan dasar TATP.
Baca Juga: Pesan Denny JA kepada Penyair Payakumbuh agar Tak Campuradukkan Puisi Esai dengan SATUPENA
Kasus selanjutnya yang tidak kalah hebohkan publik kala itui adalah penangkapan eks Jubir FPI Munarwan di kediamannya.
Densus Anti Teror Polri yang berawal dari menggeldah bekas markas FPI di kawasan Petamburan Jakarta Pusat pada Selasa 27 April 2021.
Dengan penggeledahan tersebut, personel Densus Anti Teror Polri menemukan sejumlah bahan baku berupa TATP atau Aseton Peroksida yang biasa digunakan untuk pembuatan bom. ***
Baca Juga: ORASI DENNY JA: Di Balik Paus Mencuci Kaki Rakyat Indonesia dan Kisah Ketidakadilan