Hari Ini, Jokowi Teken Permohonan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders
- Penulis : Rhesa Ivan
- Rabu, 11 September 2024 05:43 WIB

SPORTYABC.COM –Kabar gembira bagi para pecinta sepak bola dimana Presiden Joko Widodo hari ini akan menandatangani surat permohonan naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnder.
Kepastian surat permohonan naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders oleh Presiden Joko Widodo disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir usai menyaksikan laga timnas Indonesia melawan Australia di Stadion Utam Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selasa 10 September 2024.
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders sudah memulai proses perpindahan kewarganegaraan menjadi WNI.
Hal ini dilakukan kedua pemain demi bisa memperkuat timnas Indonesia, Erick Thohir pun berharap proses administrasi permohonan perpindahan kewarganegaraan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders agar bisa segera rampung.
Dirinya menuturkan, sejauh ini surat permohonanan sudah ditandantangani oleh Menteri Sekretarsi Negara Pratikno dan Menpora Dito Ariotedjo.
"Mudah-mudahan semua administrasi yang ada di DPR segera. Pak Menpora sudah tanda tangan, Mensesneg sudah tanda tangan, Pak Presiden besok tanda tangan, nanti tinggal proses di DPR," kata Erick usai laga Indonesia vs Australia, Selasa.
Baca Juga: Perkenalkan, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Calon Pemain Baru Timnas Indonesia
Mantan presiden Inter Milan ini berhadap dua permain naturalisasi ini sudah bergabung pada laga Kualifikasi Piala Dunia Selanjutnya yaitu pada 10 Oktober dan 15 Oktober 2024 melawan Bahrain dan China.
Dirinya yakin dengan kehadiran dua pemain baru makin perkuat pertahanan maupun serangan balik atau counter attack timnas Indonesi ketika melawan Bahrain dan China.
"Supaya Oktober tanggal 10-15 mereka bisa memperkuat Indonesia untuk pertandingan di luar negeri, di Bahrain dan China," katanya.
Baca Juga: Denny JA Lesehan Menonton Kabaret Transpuan di Yogyakarta
Erick Thohir tidak pungkiri, tim asuhan Shin Tae yong masih banyak andalkan lini pertahanan dalam dua laga terakhir melawan Saudi Arabia dan Australia.