LSI Denny JA Rilis Capaian 10 Tahun Presiden Joko Widodo di Bidang Sosial
- Penulis : Rhesa Ivan
- Senin, 30 September 2024 15:40 WIB

Dengan melihat pergerakan perolehan skor dan peringkat menunjukkan peningkatan kesejahteraan sosial selama kepemimpinan Joko Widodo.
Denny JA juga menjelaskan, SPI merupakan alat yang menilai kesejahteraan sosial di luar indikator ekonomi, seperti Produk Domestik Bruto (PDB).
SPI penting karena mengevaluasi sejauh mana negara memenuhi kebutuhan dasar manusia, mempromosikan kesejahteraan, dan menciptakan peluang bagi penduduknya.
Dengan kata lain, SPI memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kualitas hidup masyarakat daripada sekadar melihat pertumbuhan ekonomi.
Lebih lanjut, Denny JA menjelaskan, SPI mengukur tiga dimensi utama.
Pertama, Kebutuhan Dasar Manusia meliputi akses ke air bersih, perumahan yang memadai, dan keamanan pribadi.
Baca Juga: Denny JA Bentuk KEA, Wadah bagi Kreator di Era AI yang Segera Terbentuk dari Sumatra hingga Papua
Kedua, Dasar-Dasar Kesejahteraan termasuk akses ke pendidikan dasar, layanan kesehatan, serta kualitas lingkungan hidup.
Ketiga, Peluang Sosial yang mengukur apakah individu memiliki kebebasan pribadi dan hak asasi manusia, serta akses ke pendidikan lanjutan
"SPI menggunakan skala 0 - 100, di mana 100 adalah skor maksimal yang mencerminkan masyarakat dengan kondisi sosial yang sangat baik," tuturnya.
Baca Juga: Orasi Denny JA: Forum untuk Mulai Berkarya dengan Asisten Artificial Intelligence
"Setiap dimensi utama terdiri dari beberapa indikator, seperti angka harapan hidup, akses terhadap internet, serta kesetaraan gender," lanjutnya.