Catatan Denny JA: Lima Prinsip Hidup Bahagia dan Bermakna
- Penulis : Rhesa Ivan
- Selasa, 12 November 2024 11:11 WIB

Mihaly Csikszentmihalyi, psikolog yang terkenal dengan konsep flow, menemukan bahwa orang mencapai kebahagiaan tertinggi ketika mereka sepenuhnya terlibat dalam aktivitas yang mereka cintai.
Dalam kondisi flow, waktu seolah berhenti, dan dunia di luar seakan memudar, meninggalkan kita hanya dengan aktivitas yang menyatu dengan jiwa. Dengan passion, hidup kita terasa penuh warna dan bermakna, memberi nilai pada setiap tindakan dan detik yang kita jalani.
Contoh: Steve Jobs dan Obsesi pada Inovasi.
Baca Juga: Viral, Denny Caknan Muncul di Laga Derby Kota Barcelona
Steve Jobs dikenal karena hasratnya yang mendalam untuk teknologi dan desain. Ia mendedikasikan hidupnya untuk menciptakan produk-produk revolusioner seperti iPhone dan MacBook yang mengubah cara dunia berkomunikasi.
Dalam proses kreatifnya, Jobs sering memasuki keadaan “flow,” di mana ia begitu terlibat dalam pekerjaannya hingga melupakan segalanya.
Passion-nya memberi warna pada hidupnya dan hasil karyanya, yang kini menjadi bagian dari budaya global. Kisah ini menggarisbawahi bahwa passion dalam pekerjaan membawa kebahagiaan dan kepuasan batin yang dalam.
Baca Juga: Liga Champions: Kejutan, AC Milan Pecundangi Real Madrid di Hadapan Madridista
S1: Small Winning
Kemenangan kecil yang kita raih setiap hari, walau tampak sederhana, memberi kepuasan yang mendalam.
Teresa Amabile, dalam risetnya tentang progress principle, mengungkapkan bahwa pencapaian kecil memicu dorongan positif yang meningkatkan motivasi dalam jangka panjang.
Setiap kemenangan kecil seperti riak di permukaan air yang menciptakan gelombang besar kebahagiaan. Dengan mengapresiasi langkah-langkah kecil, kita merasakan bahwa hidup ini penuh kemajuan dan berarti, menguatkan tekad kita untuk terus bergerak maju.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Mengapa Donald Trump Menang? Dan Apa Efeknya Buat Indonesia?
Contoh: Thomas Edison dan Kegigihan dalam Pencapaian Kecil.