Catatan Denny JA: Lima Prinsip Hidup Bahagia dan Bermakna
- Penulis : Rhesa Ivan
- Selasa, 12 November 2024 11:11 WIB

Meditasi dan doa membantunya menemukan ketenangan dan kekuatan batin, meskipun menghadapi tekanan besar.
Gandhi menginspirasi banyak orang untuk menemukan kedamaian dalam diri mereka dan mengaplikasikan spiritualitas dalam tindakan nyata yang penuh makna.
Contoh-contoh di atas menampilkan bagaimana lima prinsip kebahagiaan dan makna hidup ini terwujud dalam kisah nyata tokoh-tokoh besar.
Baca Juga: Viral, Denny Caknan Muncul di Laga Derby Kota Barcelona
Prinsip-prinsip tersebut bukan hanya teori, melainkan nilai-nilai yang bisa dijalani dan menghasilkan dampak signifikan baik bagi individu maupun masyarakat.
Apa kritik terhadap Positive Psychology dan Neurosains sebagai Fondasi Spiritualitas?
Meskipun positive psychology dan neurosains memberikan wawasan baru tentang kebahagiaan, ada kritik yang menyatakan bahwa pendekatan ini terlalu sederhana.
Baca Juga: Liga Champions: Kejutan, AC Milan Pecundangi Real Madrid di Hadapan Madridista
Mereka berpendapat bahwa jika spiritualitas hanya dilihat dari perspektif ilmu saraf, kedalaman makna spiritual bisa berkurang menjadi sekadar reaksi biologis atau proses kognitif.
Kritik terkuat terhadap menjadikan riset psikologi positif dan neurosains sebagai basis telaah spiritualitas adalah bahwa pendekatan ini berisiko mereduksi spiritualitas menjadi sekadar rangkaian respons biologis atau kondisi psikologis yang dapat diukur dan dipetakan oleh ilmu pengetahuan.
Pandangan ini menganggap spiritualitas sebagai pengalaman batin yang dalam dan melampaui data empiris serta parameter ilmiah.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Mengapa Donald Trump Menang? Dan Apa Efeknya Buat Indonesia?
Bagi banyak pihak, spiritualitas tidak semata-mata tentang kesejahteraan emosional atau perubahan struktur otak, tetapi tentang koneksi dengan sesuatu yang transendental atau suci yang melampaui batas fisik manusia.