DECEMBER 9, 2022
Internasional

Bicara di KTT APEC 2024, Prabowo Subianto Tekankan Perdamaian dan Promosikan Indonesia

image
Prabowo Subianto ketika berbicara di forum APEC 2024 yang berlangsung di Lima, Peru (BPMI Setpres RI / Muchlis Jr)

Mantan Danjen Kopassus ini menyakini bahwa negara ini sepenuhnya bisa merealisasikan swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan, oleh karena itu dirinya mengundang investor investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

"Jadi, hadirin sekalian, saya sangat percaya pada peran bisnis swasta," tutur Prabowo.

Ketua Umum Gerindra ini pamerkan bahwa Indonesia mungkin akan menjadi salah satu dari sedikit negara yang dapat mencapi 100 persen energi terbarukan dalam beberapa tahun karena 60 persen potensi energi panas bumi dunia berada di Indonesia.

Baca Juga: Inilah Alasan LSI Denny JA Berikan Joko Widodo 3 Rapor Biru, 3 Rapor Netral dan 1 Rapor Merah

Selain potensi dari energi surya, Indonesia juga memiliki kekuatan yang berasal dari bioenergy, mengubah tanaman menjadi bahan bakar nabati.

Swasembada energi akan berimpilikais pada penghematan devisa negara karena dana hanya akan beredar di negara sendiri.

"Saya pikir, bersama dengan Brasil dan mungkin dengan Kongo, kita mempunyai potensi untuk memproduksi bahan bakar dari tanaman, dan ini, menurut saya, akan menciptakan banyak peluang," kata dia.

Baca Juga: Mobil Maung Jadi Kendaraan Dinas Menteri & Eselon I

Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia membututhkan investasi mencapai USD600 miliar ekuivalen Rp9.528 triliun dengan kurs Rp15.881 per USD untuk melakukan hulirisasi 26 komiditas unggulan.

Dengan dasar itulah dirinya mengajak investor asing untuk masuk dan mengambil bagian dalam hilirisasi tersebut.

Prabowo Subianto juga berjanji melindungi investasi yang masuk ke Indonesia, dimana Prabowo Subianto menuturkan sebelum masuk ke pemerintahan dirinya seorang pengusaha yang memahami keinginan dunia usaha.

Baca Juga: Catatan Denny JA: Neuroscience, Samudra Spiritualitas Berakar di Saraf Manusia

Dirinya menyebutkan bahwa sektor swasta inginkan iklim ekonomi yang mendukung dari sisi politik, stasbilitas, keaamanan dan kondisi yang baik.

Halaman:
Sumber: Setpres RI

Berita Terkait