DECEMBER 9, 2022
Teknologi

Usai Bayar Utang Rp163 Miliar, Terbitlah Investasi Rp16 Triliun

image
Tampilan seri terbaru Apple yang baru saja diluncurkan yaitu iPhone 16 (Youtube.com/@Apple)

 

SPORTYABC.COM – Apple dan Kementerian Perindustrian (Kemperin) dikabarkan telah menyepakati proposal investasi sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp16,3 triliun.

Nilai investasi tersebut diajukan sebagai syarat dari pemerintah Indonesia untuk berikan ‘lampu hijau’ agar iPhone 16 bisa dijual di Tanah Air.

Baca Juga: Siapkan Duit Kalian, Apple Resmi Luncurkan iPhone 16 Preorder Mulai 13 September 2024

Kabar investasi baru ini muncul usai Apple membayar utang sebesar USD10 juta atau sekitar Rp163 miliar ke pemerintah Indonesia. Utang tersebut adalah berasal dari sisa komitmen pada periode 2020-2024

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Kompas.com

"Sudah, sudah, dia (Apple) sudah kok, kita sudah terima. Jadi sudah, yang untuk 10 juta (dollar) kan, saya bisa menyampaikan bahwa sudah (diterima)," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita 

Baca Juga: Apple Kurang Setoran Rp240 Miliar, iPhone 16 Terancam Tidak Dijual di Indonesia

Sementara utang investasi yang hingga kini belum terealisasi yang menjadi penghambat iPhone untuk mendapatkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN Kemperin.

Kabar disepakatinya investasi USD1 miliar ini menjadi angin segar bagi kedua belah pihak yang sebelumnya proposal yang ditawarkan Apple pada Desember 2024 tidak berjalan mulus.

Kabarnya telah disepakati kedua belah pihak termasuk di dalamnya syarat dan ketentuannya yang berarti pemerintah bisa memberikan izin kepada Apple untuk menjaual Apple iPhone 16 series di wilayah Indonesia lewat sertfikasi TKDN Kemperin.

Baca Juga: Inilah Daftar Ponsel Xiaomi, Redmi dan Poco yang Kena Upgrade ke HyperOS 3.0

Kabar ini pertama kali diungkap oleh media Bloomberg dalam edisi Selasa 25 Februari 2025 melalui sumber yang dikutip Blommberg menyebtukan bahwa Kemperin akan menandatangani nota kesepahaman dengan Apple pada pekan ini.

Kesepakatan ini akan diumumkan dalam jumpa pewarta, namun rincian tanggal detailnya tidak terungkap oleh media tersebut.

Selain berinvestasi USD1 miliar, Apple juga berjanji akan memberikan pelatihan di Indonesia dalam hal penelitian dan pengembangan produk di ekosistemnya.

Baca Juga: GKI Camar Kota Bekasi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Warga Desa Jlarem Boyolali

Dengan harapan, talenta di Indonesia dapat mengembangkan perangkat lunak secara mandiri, sementara investasi baru ini akan disalurkan melalui program lainnya yaitu Apple Academy.

Sayangnya belum diketahui program lain yang dimaksud, yang jelas Apple belum ada rencana memproduksi iPhone di Indonesia.

Laporan Bloomberg edisi Desember 2024 menyebutkan bahwa investasi USD1 miliar tersebut oleh Apple untuk membangun pabrik AirTag di wilayah Batam. Walau begiu, hembusan kabar ini belum dapat terkonfirmasi.

Baca Juga: GKI Camar Kota Bekasi Tutup Kegiatan Family Live In di Desa Jlarem Boyolali

Kabar sepakatnya Apple dengan Kemperin ini menjadi babak baru dari serangkaian upaya Apple untuk bisa menjual iPhone 16 serie di Indonesia.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, Apple maupun Kemperin belum memberikan tanggapan terkait hal ini. ***
 

Halaman:
Sumber: Kompas.com

Berita Terkait