DECEMBER 9, 2022
Kesehatan dan Kuliner

Kemkes Catat Lebih dari 777 Warga Indonesia Ikut Cek Kesehatan Gratis

image
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sebuah kegiatan (Kemkes.go.id)

Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, pemeriksaan bagi masyarakat usia 0-16 tahun dan 18 tahun ke atas dilakukan sesuai tanggal ulang tahun masing masing individu.

Namun mulai Juli 2025, Cek Kesehatan Gratis diperluas ke lingkungan sekolah dengan menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun untuk pastikan pemeriksaan kesehatan rutin bagi siswa

Sementara itu, pemeriksaan bagi ibu hamil dan balita akan dilakukan di Puskesmas dan Posyandu mencakup skrining hormon, deteksi penyakit jantung bawaan, pemeriksaan gigi serta kesehatan mata, telinga dan tekanan darah.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Diluncurkan, Ini Cara Mendaftar Ketika Berulang Tahun

Bagi orang dewasa dan lansia, program ini dititik beratkan pada pemeriksaan risiko stroke, kanker, serta kesehatan mental dan fisik

Selain itu, program Cek Kesehatan Kesehatan ini mencakup skrining kesehatan jiwa sejak usia sekolah dasar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan menta

Program Cek Kesehatan Gratis ini juga mencakup skrining kesehatan jiwa yang menyasar mulai dari tingkat sekolah dasar.

Baca Juga: Komdigi akan Keluarkan Aturan Pemerintah Mengenai Batas Usia Akses Sosial Media

"Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental yang sering kali terabaikan," ucap Menkes.

Terkait hal ini, Waki Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto bahwa target pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis akan terus ditingkat.

Saat ini Kemkes targetkan 50 ribu pemeriksaan per hari yang diharapkan dapat meningkatkan menjadi 100 ribu hingga capai 300 ribu pemeriksaan per hari untu mencapai 100 juta pemeriksaan setiap tahunnya.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 26 Maret – 8 April Sekolah Libur Lebaran 2025

"Lamongan, Mojokerto, Semarang, Jember, Demak berhasil karena ada instruksi kepala daerahnya jelas, kemudian data-data nya juga bagus, ada data yang diberikan dari pimpinan wilayah, Kades atau Lurah," kata Bima. ***

Halaman:
Sumber: Kemkes.go.id

Berita Terkait