Ziarah untuk Wartawan yang Dibunuh dan Kisah Rumah Sakit Jiwa: Pengantar Buku Puisi Esai Jonminofri dari Denny JA
- Penulis : Rhesa Ivan
- Minggu, 07 Juli 2024 11:06 WIB

Bly menunjukkan tanda-tanda paranoia dan bicara tak menentu. Pemeriksaan medis menyimpulkan bahwa ia mengalami gangguan jiwa. Bly dikirim ke rumah sakit jiwa yang penuh misteri dan penderitaan.
Di dalam tembok yang tinggi dan gelap, Bly menemukan dunia yang jauh dari pandangan publik. Perlakuan tidak manusiawi menjadi pemandangan sehari-hari. Pasien dipukuli, ditampar, dan diisolasi dalam ruangan yang sempit dan gelap.
Mereka dipaksa tidur di ranjang yang kotor dan basah. Makanan yang disediakan hampir tidak layak dimakan.
Lebih dari sekadar kekejaman fisik, Bly melihat ketidakpedulian yang menyesakkan. Banyak dari mereka tidak gila. Mereka hanya miskin atau tidak berdaya. Tanpa kegiatan atau hiburan, pasien di sana merana, tak kuasa, terkurung.
Setelah sepuluh hari yang tak terlupakan, Bly dibebaskan. Ia menulis serangkaian artikel berjudul "Ten Days in a Mad-House" untuk New York World. Laporannya menyebar seperti api.
Artikel-artikel ini menggugah hati. Laporan ini memicu perubahan nyata. Pemerintah dan masyarakat tidak bisa lagi menutup mata.
Dewan Pengawas Amal Publik New York segera melakukan penyelidikan. Mereka mengonfirmasi temuan Bly. Mereka mendorong reformasi besar-besaran.
Baca Juga: ASEAN Cup U16 2024: Kalahkan Vietnam, Timnas Indonesia Juara Tiga
Anggaran untuk rumah sakit jiwa ditingkatkan. Perbaikan signifikan dilakukan dalam perawatan dan kondisi pasien. Bly membuka jalan bagi perbaikan. Dia memberikan harapan baru bagi mereka yang terkurung dalam gelap.
Laporannya mengangkat kesadaran publik. Pentingnya perawatan yang manusiawi dan layak semakin diakui. Nellie Bly menjadi simbol jurnalisme investigatif.
Warisannya menginspirasi jurnalis di seluruh dunia. Bagi mereka yang mengejar kebenaran dan keadilan, Nellie Bly mengajarkan di balik setiap tembok gelap ada kebenaran yang menunggu untuk diungkapkan.
Baca Juga: Muhammad Zahaby Gholy Raih Penghargaan Pemain Terbaik ASEAN Cup U16 2024
Investigative Report menjadi tradisi jurnalisme bernilai tinggi. Dan tradisi investigative report itu dimulai dari kasus di rumah sakit jiwa.