DECEMBER 9, 2022
News

Menangnya Gerakan Katakan tidak kepada Keharusan Berjilbab: Inilah Pandangan Denny JA

image
Pandangan Denny JA soal menangnya "Gerakan Katakan Tidak pada Kewajiban Berjilbab" di Iran (sportyabc.com/Kiriman)

Ini pula yang ikut menyebabkannya terpilih. Isu mendukung perempuan untuk memilih sendiri cara berpakaiannya membantu kemenangan Masoud Pezeshkian, calon presiden dari kalangan reformis.

Namun, ini tak hanya di Iran. Di Saudi Arabia, di bawah pimpinan Muhammad bin Salman, juga sudah tak lagi mewajibkan jilbab bagi perempuan. Sepenuhnya diserahkan kepada para perempuan di Arab Saudi untuk memakai jilbab atau tidak. 

Kita menjadi saksi sejarah betapa di negara-negara Islam sendiri, di pusatnya, bahkan di Arab Saudi, tempat kelahiran Islam, dan di Iran, negara Islam mayoritas Syiah, terjadi perubahan sikap atas isu agama.

Baca Juga: Piala Eropa 2024: Penyerang Juventus dan Timnas Italia ini Pengen Banget ke Indonesia

Di Arab Saudi, itu sudah selesai diputuskan dalam kebijakan resmi. Negara dan otoritas agama tak lagi mewajibkan jilbab di publik. Itu sepenuhnya diserahkan kepada pilihan bebas setiap perempuan.

Namun yang jauh lebih mendasar adalah yang dikatakan oleh presiden terpilih dari Iran. Pandangan hidup, iman atas agama, tak bisa dipaksa oleh hukum. Sains mendukung ini. Aneka peristiwa sosial mendukungnya. 

Agama justru menjadi indah jika ia adalah pilihan sadar dan bebas dari hati setiap individu, bukan paksaan dari otoritas agama, ataupun paksaan hukum negara. ***

Baca Juga: 164 Wartawan Jadi Pelaku Judi Online, Pendiri AJI Prihatin

*Transkrip orasi Denny JA:

https://www.youtube.com/watch?v=SYsTNWL8IBc
 

Halaman:
Sumber: kiriman Denny JA

Berita Terkait