DECEMBER 9, 2022
Humaniora

Kalangan Duta Besar Hadiri Pameran Lukisan Karya Denny JA Tentang Paus Fransiskus Membasuh Kaki Rakyat Indonesia

image
Sportyabc.com/kiriman

“Lukisan itu menyimbolkan pemimpin yang melayani rakyat kecil, bukan dilayani. Itu memang menjadi karakter utama Paus Fransiskus,” kata Denny JA.

Menurut Denny JA, Paus memiliki toleransi yang kuat dan menonjol. Ia meluaskan tradisi mencuci kaki rakyat kecil.

“Dulu, yang dicuci adalah kaki pengikut Katolik. Kini, yang dicuci juga wanita, pria Hindu, dan muslim.”

Baca Juga: Era Artificial Intellegence: Tiga Jenis Penulis dan Teror Mental Putu Widjaya, Sekapur Sirih Denny JA

Denny JA menambahkan, Paus mengajarkan bahwa pelayanannya untuk umat manusia, tak hanya mereka yang seagamanya.

“Paus mencuci kaki rakyat Indonesia, ada yang beragama Hindu, ada yang beragama Islam. Tentu ini tak benar-benar terjadi.”

“Saya sebagai pelukis, yang dibantu artificial intelligence, hanya mengimajinasikannya.”

Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Paus Fransiskus Mencuci Kaki Rakyat Kecil Indonesia

Dalam rangka edukasi, panitia Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) dan Esoterika, forum lintas iman membuat dua lomba berdasarkan lukisan Denny JA itu.

Pertama, lomba esai tentang Paus Mencuci Kaki Rakyat Indonesia. Kedua, lomba swafoto di depan lukisan Paus.

Lomba ini, menurut panitia, sekaligus menyosialisasikan citra Paus tentang pemimpin yang melayani dan prinsip toleransi. ***
 

Baca Juga: Satrio Arismunandar: Ekstraktivisme Ciptakan Ketergantungan Ekonomi pada SDA yang Rentan Fluktuasi Harga Global

Halaman:
Sumber: kiriman Denny JA

Berita Terkait