DECEMBER 9, 2022
Internasional

Jelang Pilpres Amerika Serikat 2024 Kamala Harris Sudah Gunakan Hak Pilih

image
tangkapan layar debat Presiden Amerika Serikat antara Donald Trump dengan Kamala Harris (Youtube/ABCActionNews)

Dalam kampanye tersebut, Kamala juga meminta warga Michigan agar memilih dirinya pada hari H Pilpres Amerika Serikat 24 yang akan dihelat pada Selasa 5 November 2024

"Michigan, saya di sini untuk meminta suara Anda. Kita perlu semua orang untuk memilih di Michigan. Anda akan membuat perbedaan dalam pemilihan ini," kata Harris seperti dikutip dari CNN.

Kepada warga Michigan, Kamala juga berjanji akan membawa Amerika Serika menjadi lebih baik jika dirinya terpilih menjadi presiden, dirinya juga berjanji tidak akan menggunakan kesempatan apapun sebagai keuntungan politik.

Baca Juga: Survei LSI Denny JA: 28 Persen Media Online Singgung Tapera Bernada Negatif

Pilpres Amerika Serikat 2024 akan digelar pada Selasa 5 November 2024 pagi waktu Amerika Serikat atau Selasa malam WIB.

Dalam pilpres kali ini Kamala Harris dan calon presiden dari Partai Republik Donald Trump akan bertarung untuk menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat.

Dalam beberapa survey terakhir, Kamala Harris terbukti atas Trump jika berbicara soal dukungan warga Amerika Serikat.

Baca Juga: Pilpres Amerika Serikat 2024: Survei Terbaru, Donald Trump Unggul Atas Kamala Harris

Dalam survey terakhir yang dirilis Des Moines Register/Mediacom pada Sabtu 2 November 2024 misalnya Kamala Harris unggul Donald Trump di Negara Bagian Lowa.

Sejatinya suara di negara ini sebelumnya kerap dimenangkan Donald Trump dalam pemilu pemilu sebelumnya

"Survei menunjukkan bahwa perempuan, khususnya mereka yang lebih tua atau yang independen secara politik, mendorong pergeseran ke arah Harris," bunyi rilis survei tersebut, melansir Reuters.

Baca Juga: Prajurit TNI UNIFIL Diserang Israel, Inilah Respon Dunia Mulai dari Indonesia hingga Amerika Serikat

Survei melibatkan sebanyak 808 calon pemilih pada 28-31 Oktober 2024. Hasilnya, Harris unggul tipis dengan perolehan suara 47 persen, berada di atas Trump yang mendapatkan 44 persen suara. ***
 

Halaman:

Berita Terkait