DECEMBER 9, 2022
News

Pastor Markus Solo Kewuta Sosok Dibalik Penerjemah Paus Fransiskus

image
Pastor Markus Solo Kewuta (kanan) menjelaskan apa yang dipegang oleh Paus Fransiskus ketika rombongan Persatuan Wartawan Katolik Indonesia mengunjungi Vatikan dan berikan lima hadiah salah satunya Gunungan Wayang Kulit dari Sri Sultan Hamengkubowon ke X kepada Paus Fransiskus pada November 2022 (Kas.or.id)

Dirinya menempuh pendidikan dasar di SDK Lewouran, kemudian melanjutkan ke jenjang menengah pertama di SMPK Ile Bura Lewotobi, dan mengambil pendidikan menengah atas di SMAK Seminari San Dominggo Hokeng.

Di tahun 1988, dirinya bergabung dengan Serikat Sabda Allah dan masuk Novisiat Serikat misionaris di Nenuk, Timor. 

Kemudian melanjutkan tahun kedua Novisiat di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Santo Paulus Ledalero, Maumere, Flores, sekaligus memulai tahun pertamanya berkuliah filsafat.

Baca Juga: 3 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Paus Fransiskus Tiba di Jakarta dan Spirit Keberagaman

Usai lulus pendidikan filsafat selama dua tahun, pada 1992 Pater Markus dikirim bersama seorang teman seangkatannya untuk meneruskan studi Teologi di Sekolah Tinggi Teologi Katolik Sankt Gabriel di Modling, Wina, Austria.

Kemudian pada 1999, Pater Markus memulai studi doktoral Teologi Fundamental di Universitas Leopold Franzens di Kota Innsbruck, Austriam dengan meraih gelar doktornya dengan predikat Summa Cum Laude pada 2002.

Usai lulus studi filsafat dan teologi, Markus Solo Kewuta memulai praktik pastoral sebagai diakon di Paroki Pischelsdorf, Steiermark, Austria, selama enam bulan. 

Baca Juga: Kunjungan Paus Fransiskus, Khusus Rabu – Kamis, 8 KA dari Gambir Berhenti di Jatinegara

Kemudian pada 3 Mei 1997, ia ditahbiskan sebagai imam Katolik di Rumah Misi SVD Sankt Gabriel, Wina, Austria.

Ditahun 1997-1998, Markus Solo Kewuta melanjutkan pelayanannya sebagai Pastor Pembantu di Paroki Santo Maximilian, Bischofshofen, Salzburg, Austria.

Setelah masa tugasnya di Bischofshofen selesai pada 1999, Markus menerima penempatan baru dari pimpinan Serikat SVD di Austria. 

Baca Juga: Selain Innova Zenix, Berikut Ini Deretan Mobil yang Digunakan Paus Fransiskus di Luar Negeri

Sembari menyelesaikan studi doktoralnya, ia tetap melayani sebagai pastor di Paroki Schwaz dan Paroki Sankt Jodok dan Schmirn di Provinsi Tirol.

Halaman:
Sumber: Berbagai sumber

Berita Terkait