DECEMBER 9, 2022
Internasional

Hamas Berduka, Ismail Haniyeh Tewas Terbunuh, Berikut Profilnya

image
Ismael Haniyeh dalam sebuah wawancara media internasional (Middleeastmonitor.com - Cem Tekkesinoglu / Anadolu Agency)

Ketika Hamas terbentuk pada 1988, Ismail Haniey adalah salah satu pendiri termuda. Dirnya ditangkap Israel pada 1988 dan dipenjara selama enam bulan karena terlibat infada pertama.

Dirinya tangkap kembali pada 1989 dan dipenjara hingga di deportasi ke Lebanon selatanpada 1992, namum Isamail Haniyeh kembali ke Gaza pada 1993 usai perjanjian Oslo.

Pada kepemimpinan Ismael Hanieyh di Hamas dimulai pada 1997, ketika dirinya menjadi sekretaris pemimpin spritural kelompok tersebut, Sheikh Ahmed Yassin.

Baca Juga: Serang Wasit, Komdis PSSI Hukum Tiga Pemain Liga 1

Tahun 2019, Ismail Haniyeh tinggalkan Jalur Gaza dan mulai tinggal di Qatar dan Turki wakili keberadaan Hamas di luar negeri.

Selama invasi Israel Hamas di Jalur Gaza, Ismail Haniyeh memimpin delegasi Hamas dalam negosiasi yang dimediasi oleh Qatar dan Mesir.

Dalam invasi Israel Hamas ini pada April 2024, tiga anak laki lakinya dan empat cucunya tewas dalam serangan Israel. ***
 

Baca Juga: Waduh, Terlibat Kasus Asusila, DKPP Pecat Hasyim Asy’ari

Halaman:

Berita Terkait