Kerusuhan Bangladesh: WNI Jadi Korban Kebakaran Hotel
- Penulis : Rhesa Ivan
- Selasa, 06 Agustus 2024 13:07 WIB

Bangladesh sudah terlihat bergejolak sejak bulan Juli lalu dimana dimulai dari demo besar besaran yang menutut pemerintah membatalkan penetapan kuota 30 persen pegawai negari sipil (PNS) bagi keluarga pejuang.
Penetapan kuota ini menurut sejumlah pihak menilah langkah tersebut untuk melanggengkan kekuasaan Sheikh Hasina yang akhirnya keputsan tersebut dibatalkan.
Namun demo kembali terjadi dengan agenda menutunt Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina untuk mundur dari jabatannya.
Sheikh Hasina memerintah Bangladesh sejak 2009 dan memenangkan pemilihan umum keempat berturut-turut di tahun ini.
Sementara itu kelompok pemantau hak asasi manusia menuding pemerintahan Hasina menyalahgunakan lembaga-lembaga negara untuk mempertahankan kekuasaan, membasmi perbedaan pendapat, termasuk melalui pembunuhan di luar hukum terhadap oposisi. ***
Baca Juga: Berjasa bagi Indonesia, Jokowi Berikan Golden Visa kepada Shin Tae yong