Imajinasi Faktual dalam Lukisan Denny JA
- Penulis : Rhesa Ivan
- Minggu, 25 Agustus 2024 20:20 WIB

Imajinasi Faktual dalam Lukisan Denny JA

Paus ke Indonesia #1

Paus ke Indonesia #2

Paus ke Indonesia #3
Hasil dari pasang badan dan ketajaman pandangan itu adalah kandungan aktivitasnya yang selalu kontekstual. Konsep kontekstualisme ini - menyangkut aktivitasnya di ranah sosial – menyebabkan dirinya cermat membaca (gejala) peristiwa besar yang akan terjadi pada suatu hari.
Dan (gejala) peristiwa besar yang ia lihat sekarang adalah: kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Saya tahu Denny adalah seorang Muslim yang khusyuk mendalami seluk-beluk agama dan filsafat Islam. Namun, mengapa ia tergugah benar dengan kunjungan Paus Fransiskus, yang notabene “presiden” dari umat Katolik? Ia tidak ingin menjawab itu dengan seksama. Namun jalan pikirannya bisa diduga.
Ia akan berkata bahwa kontekstualisme dalam ilmu sosial tidak pernah meminggirkan setitik pun fakta yang menggugah. Apalagi kunjungan Paus Fransiskus akan sangat berkonteks dengan konten utama aktivitasnya: keberagaman.
Yang unik, “tausiah” Denny kali ini tidak disampaikan lewat tuturan atau tulisan, yang biasanya berbentuk artikel atau puisi-esai, namun lewat lukisan.
Yang lebih unik lagi, lukisan yang disajikan tidak dalam rupa yang digubah dengan teknik konvensional, namun yang digubah dengan teknologi AI atau Akal Imitasi atau Artificial Intelligence.
Di sini, lagi-lagi Denny menegaskan kontekstualitasnya. Bukankah pada era sekarang sarana visual lebih diperhatikan ketimbang huruf-huruf dan tutur perkataan?
Bukankah pada era sekarang dunia visual juga sudah dijamah dan digubah oleh teknologi yang sanggup merekayasa bentuk? Maka Denny pun berkata lugas berdasarkan konteks: Kini, katakan semuanya dengan lukisan.
Memaknai Kunjungan Paus Fransiskus
Dalam visualisasi yang indah, Denny menghadirkan seri imajinasi lukisan kunjungan Paus ke Indonesia pada 3 - 6 September 2024 ini.